Type something and hit enter

By On


Diterjemahan Oleh : Musyfiqur Rahman

صحيح أنني التلميذ
و أنك أنت المعلم
و لكنك الآن ستصغي
لأنني الآن أتكلم
فأنصت جيدا
علك  تفهم

Benar bahwa aku seorang siswa
Dan benar bahwa engkau adalah guru
Namun kini engkau akan menyimak
Karena aku yang akan bicara
Maka dengarkan baik-baik
Semoga engkau mengerti

أن دورك يا سيدي
أن تكون منارة 
سفينة الوطن بها تهتدي
أن تكون قدوة
بها الأجيال تقتدي
أن لا تكون على طفولتي
 أنت المعتدي

Peranmu wahai tuan
Hendaknya menjadi mercusuar
Menerangi bahtera negeri
Menjadi panutan
Sebagai teladan para generasi
Dan masa kecilku
Jangan sampai kau rampas

أنا دخدلت مدرستك
لا لكي أرتعش من نظرتك
لا لكي أهان بإيعاز من حضرتك

Aku masuk ke sekolahmu
Bukan agar takut pada ratapanmu
Tidak untuk dihina dengan perintahmu

بل جئتك حاملا في يدي قلمي
و في قلبي حلمي
جئتك لتطرد مني جهلي
و تغرقني في بحر علمي
جئتك حاملا كراسي و كوسي و منقلتي
بكل العزم أريد حل مسألتي

Namun aku datang padamu membawa pena
Dan di hatiku ada cita-cita
Aku datang padamu supaya kau buang kebodohanku
Kau kenalkan aku dalamnya lautan ilmu
Aku datang padamu membawa buku tulis, pensil dan protaktor
Dengan segala tekad ingin kutuntaskan masalahku

جئت لأسرق منك حب القراءة
فلا تسرق مني البراءة

Aku datang untuk mencuri cinta membaca darimu
Maka jangan kau rampas kebebasanku

جئتك فعلا لكي تعلمني
و مشعل المعرفة تسلمني
فعلمني كيف أسمو بأخلاقي
 علمني كيف حين أكبر
أكون ذلك الراقي

Aku datang padamu tentu agar kau mengajariku
Kau beri lentera pengetahuan padaku
Maka ajakan aku menjadi mulia dengan akhlakku
Ajarkan aku bagaimana ketika besar kelak
Bisa menjadi pribadi yang berkembang

أنا طفل 
فعلمني كيف أفتح للدنيا أبوابي
علمني ٱحترام أستاذي و أترابي
أخبرني أنهم إخواني و أحبابي

Aku anak kecil
Ajarkan aku bagiamana membuka pintu dunia
Ajarkan aku menghormati guruku dan tanah airku
Beritahu aku bahwa mereka adalah keluarga dan saudaraku

علمني أن أرمي أصدقائي بالوروود
أن أزرع في الأرواح سنبلة
لا تعلمني كيف نرمي الروح بقنبلة

Ajari aku melempari teman-temanku dengan bebunga
Menanam tangkai dalam jiwa-jiwa
Jangan ajari aku cara melemparkan bom untuk menghilangkan nyawa

علمني الحب
و رسخ في نقاء القلب
لا شتم رفاقي 
في الحاضر و الغب
فلن يشيب على المجد
من على الرداءة قد شب 

Ajari aku cinta
Teguhkan diriku dengan hati yang bersih
Tak mencela teman-temanku
Baik terang-terangan atau sembunyi-sembunyi
Maka tidak akan menua dengan kemuliaan
Orang yang mencela keburukan

علمني أن الفرق في التفاصل لا الألوان 
أن الاختلاف للذات هو العنوان
أن حب الناس من الإيمان
أنه بالكره لا تبنى و لا ترقى الأوطان
علمني بربك أنه مهم جدا 
أن يحترم الإنسان

Ajari aku bahwa perbedaan itu dalam prinsip, bukan warna kulit
Bahwa perbedaan itu adalah identitas
Dan mencintai manusiawi itu bagian dari iman
Dengan kebencian, sebuah negeri tidak akan maju dan berkembang
Ajari aku atas nama Tuhanmu
Bahwa sangat penting sekali menghormati manusia

Anis Chouchane, seorang nasionalis berkebangsaan Tunisia. Selain menulis puisi dalam bahasa Arab, ia juga menulis dalam bahasa Perancis. Puisi-puisinya banyak menyuarakan perdamaian, kebebasan dan diskriminasi terhadap orang-orang kulit hitam yang tinggal di Tunisia. Orang-orang malang tersebut berpusat di tempat tinggal yang dikenal ddengan "Khan Alabeed" (area budak, area yang dihuni oleh orang kulit hitam).

Post a Comment
Click to comment