-->

Type something and hit enter

By On


Yang Hilang
 
Presiden yang terpercaya
Melakukan kunjungan kerja ke beberapa wilayah
Dalam kunjungannya
Ia menyerukan:
Ungkapkan saja persoalan-persoalan kalian
Dengan jujur dan terbuka
Tak perlu takut pada siapapun
Karena zaman kegelapan sudah berlalu
 
Temanku, Hasan, berkata:
Wahai tuan presiden
Di mana roti dan susu?
Di mana jaminan tempat tinggal?
Di mana jaminan lapangan kerja?
Di mana orang-orang
Yang menjanjikan ketersediaan obat-obatan
Untuk orang-orang miskin
Secara gratis?
Kami belum pernah melihatnya
 
Tuan presiden menjawab dengan sedih:
Tuhan telah membakar tubuhku
Benarkah semua ini terjadi di negeriku?
Terimakasih atas kejujuranmu telah mengingatkan kami
Wahai anak muda
Esok kau akan melihat negeri ini lebih baik
 
Setelah satu tahun berlalu
Tuan presiden melakukan kunjungan kerja lagi
Untuk yang kedua kalinya
Ia menyerukan pada kami:
Ungkapkan saja persoalan-persoalan kalian
Dengan jujur dan terbuka
Tak perlu takut pada siapapun
Karena zaman kegelapan sudah berlalu
 
Tak ada satupun yang mengadu
Aku berdiri dan dengan lantang kukatakan:
Di mana roti dan susu?
Di mana jaminan tempat tinggal?
Di mana jaminan lapangan kerja?
Di mana orang-orang
Yang menjanjikan ketersediaan obat-obatan
Untuk orang-orang miskin
Secara gratis?
 
Oh iya, mohon maaf, tuan presiden
Di manakah teman saya, Hasan!?
 
 
Jahiliyah
 
Di zaman jahiliyah
Berhala-berhala
Tercipta dari kurma
 
Bila para pemujanya lapar
Mereka masih punya bekal
Dari bongkahan tuhan mereka
 
Di zaman modern
Berhala-berhala
Datang dari Barat
Tapi dengan atribut Arab
 
Menyembah Allah dalam aksara
Mengajak jihad
Dan mencela pemujaan berhala
 
Ketika berhala-berhala itu
Sudah terpuruk
Mereka mengeksploitasi kekayaan banyak negara
Dan bersenang-senang dengan budak-budaknya
Allah merahmati zaman jahiliyah!
 
 
Si Bisu
 
Wahai kalian
Takutlah pada api neraka
Jangan berburuk sangka pada pemimpin
Karena dalam agama
Buruk sangka haram hukumnya
 
Wahai kalian
Dalam berbagai situasi dan kondisiku
Aku selalu senang dan bahagia
 
Bagiku
Di tengah jalan
Tak ada pelacuran
Di rumah-rumah
Tak ada upacara kesedihan
 
Darahku tidak ditumpahkan
Mulutku tidak dibungkam
 
Jangan kalian mengira
Bahwa seorang pemimpin
Telah membungkam mulutku
Justru kalian harus tahu
Bahwa aku bisu
Dan aku mengatakan
Apa yang aku tahu
Dari kehidupanku
Wallahua’lam…
 
 
Di Pintu Puisi
 
 
Ketika aku berdiri
Di depan pintu puisi
Para pengawas memeriksa impianku
 
Mereka memerintahkanku
Melepas kepalaku
Dan menumpahkan sisa-sisa perasaanku
Lalu mereka mengajak aku
Menulis puisi untuk banyak orang
 
Aku lepaskan sandal di depan pintu
Aku berkata:
Wahai para penjaga
Aku telah melepaskan sesuatu
Yang paling berbahaya
Sandal ini berputar
Tetapi
Kepala ini diinjak-injak
 
 
Pajak
 
 
Fotografer berkata:
Senyum!
Dari perasaan paling dalam
Aku coba ekspresikan apa yang dia mau
Tapi fotonya tak kudapat
Dan ia tak lagi pulang ke rumahnya
 

Ahmad Mathar, penyair berkebangsaan Irak. Lahir di desa Tanoma, distrik Shatt Al-Arab, kota Bashrah pada tahun 1954. Anak keempat dari 10 bersaudara. Dia lahir dan tumbuh dari keluarga yang sangat miskin. Setelah menyelesaikan sekolah dasar, akhirnya ia pindah ke Baghdad dan seluruh biaya hidupnya ditanggung oleh kakaknya.


Mathar mulai menulis puisi sejak berusia 14 tahun, puisi-puisi yang dia tulis masih tentang cinta. Bakat dalam menulis puisi semakin terasah dan mulai terlihat matang saat ia duduk di bangku kelas IX sekolah menengah pertama. Pada masa remaja ini, puisi Mathar masih seputar cinta dan asmara, sebagaimana lumrah dialami oleh anak-anak muda yang baru melewati masa-masa pubertas dan gemar menulis ungkapan-ungkapan romantis.


Latar belakang itulah yang turut membentuk Ahmad Mathar menjadi pribadi pemberani. Kehidupan masa kecilnya dalam jurang kemiskinan memberikan banyak pelajaran dan empati kepada kamanusiaan.


Sumber: Percakapan di Pintu Pengasingan (Diva Press, 2022)

1 comments:

avatar

Why casinos are rigged - Hertzaman - The Herald
In the UK, casino games are rigged and there is evidence herzamanindir of poormansguidetocasinogambling.com fraud, crime or disorder or an https://jancasino.com/review/merit-casino/ individual's involvement. 1xbet korean There are also many

Post a Comment
Click to comment
 

MARI BERLANGGANAN!