-->

Type something and hit enter

By On



Pasca meninggalnya Kanjeng Nabi, komando garis perjuangan umat Islam diemban oleh Abu Bakar. Karena ia "mengganti" Nabi, maka sebutan yang pas tentu adalah Khalifah (pengganti).

Setelah Umar bin Khaththab naik jabatan menggantikan Abu Bakar, ia dipanggil dengan sebutan "Khalifatu Khalifati Rasulillah" (pengganti penggantinya Rasul, yaitu Abu Bakar). 

Umat Islam lalu mempertanyakan panggilan itu, "Nanti pemimpin setelah Umar disebut Khalifatu Khalifati Khalifati Rasulillah (orang yang menggantikan penggantinya pengganti Rasul). Wah kalau begini terus, bisa makin panjang nanti."

Namun umat Islam sepakat bahwa memang harus ada julukan khusus bagi pemimpin mereka kala itu.

Lalu ada sahabat yang mengusulkan, "Kita adalah orang-orang beriman (mukminun), sedangkan Umar adalah Amir (pemimpin) kita."

Lalu disepakatilah "Amirul Mukminin" (pemimpin orang-orang beriman) sebagai julukan bagi pengganti Abu Bakar dan seterusnya.

Wallahua'lam..
Post a Comment
Click to comment
 

MARI BERLANGGANAN!